Jumat, 13 Januari 2012

# awkward # curhat

Berkeluarga [apakah?] Harus Berteman

Dini hari ini saat menemani temenku ngerjain tugas (meskipun nemeninnya di kamar, tapi dengan kondisi pintu kamar dibuka karena kamar kita sebelahan) tiba-tiba nggak sengaja muncul sebuah pertanyaan:
"Apakah kita juga harus 'berteman' dengan keluarga kita di FB (atau jejaring sosial lainnya)? Dan apakah harus untuk mencantumkan nama mereka di hubungan 'Keluarga' di profil FB kita?"
Siapa mau jawab?
Mungkin aku dulu sebagai pemilik posting.

Latar belakang munculnya pertanyaan itu sebenernya karena aku habis update status di FB. Just say, "Selamat ulang tahun, AYAH-ku. Always love you... :3" Kebetulan hari ini, 13 Januari 2012 ayahku ulang tahun. Emang sih, sebenarnya nggak ada tradisi ulang tahun di keluargaku, dan kalau seandainya ayah atau keluarga intiku tahu aku nulis kayak gitu, mungkin malah diketawain atau malah sedikit dimarahin. Karena ulang tahun itu sebenernya kan hanya bertambahnya bilangan umur kita, tapi sejatinya malah berkurangnya umur kita yang berarti semakin dekatlah kita dengan kematian. *wooo ngeri*

Oke back to topic!
Setelah update status itu aku jadi mikir, sebenernya harus nggak sih kita temenan sama keluarga kita di jejaring sosial? Yang aku maksud ini keluarga inti, seperti ayah, ibu, kakak, atau adik.
Mungkin ada yang menjawab kita harus berteman supaya hubungan komunikasi kita tetap lancar, selain itu kita tetap bisa tahu kabar dari keluarga kita itu.
Atau mungkin malah ada yang jawab nggak perlu. Soalnya tanpa kita berteman di FB pun hubungan komunikasi, dan kabar terbaru dari keluarga pasti akan kita dapat. Karena masih ada HP, ada telepon dan ada SMS.
Sekedar berbagi fakta, sampai sekarang aku belum berteman dengan Mas (kakak laki-laki) kandungku di FB. Kenapa? Yaa nggak papa. Nggak pengen aja. Padahal kita berdua sama-sama tahu kalau kita sama-sama punya FB. Tapi, dua-duanya sama-sama nggak ada inisiatif buat nge-add duluan.
Dan apa dengan tidak saling berteman di FB itu menjadikan hubungan kita jauh? Nggak juga tuh. Malah aku rasa, dengan tidak berteman dengan keluarga di FB itu bisa memberikan sedikit ruang privasi buat kita. Ada beberapa hal yang kita lebih nyaman biar orang lain aja yang tahu daripada keluarga kita yang tahu. Misalnya, masalah percintaan.
 
Lalu, kalau sudah berteman, perlukah mencantumkan nama mereka ke list 'keluarga' dalam profil FB kita?
Sama seperti pertanyaan pertama, mungkin ada yang jawab perlu biar temen-temen FB yang lain tahu siapa saja keluarga kita. Itu juga kalau kita jujur dengan list yang kita buat, jadi kita bener-bener cantumin nama keluarga kita sesuai dengan hubungannya dengan kita. Asli bukan abal-abal. Soalnya aku sering banget nemu di profil temen, dia cantumin nama temennya (temen sekolah) di list keluarga dengan label Ibu, atau Ayah, atau anak. Helloo... sejak kapan mereka menjadikan kalian anak-anak mereka? Lalu Ayah dan Ibu asli kalian dimana posisinya? Posisi mereka tetap jadi Ibu dan Ayah kita kok, cuma mereka kan nggak punya FB. -__-
Lalu apa tujuan kalian nyantumin nama temen kalian jadi Ayah atau Ibu kalian? Itu karena hubungan kita udah deket banget, kayak Ibu dan Anak.
Yak ampun..?? Hanya karena itu..??


Jadi, aku rasa dua hal di atas itu nggak harus dilakukan.
Emang siapa yang ngewajibin? kan nggak ada.
Jadi gimana menurut kalian?
Perlu atau nggak dua hal di atas dilakukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar