Senin, 19 Oktober 2015

# Buku # Hiburan

[Review] Conversation With Ghosts by Citra Prima

"Well...
Tak harus percaya dengan buku ini,
anggap saja dongeng pengantar tidur.
Setidaknya sebelum aku mati, aku bisa berbagi.
Hingga kelak diceritakan kembali,
ke generasi yang tak pernah bertemu
denganku, ataupun 'mereka'."

Satu paragraf 'pesan' itulah yang disampaikan oleh Citra Prima pada pembukaan di buku terbarunya "Conversation With Ghost". Sebenarnya dari judulnya saja kita bisa menebak apa yang ada dalam buku bercover ungu magenta-biru ini. Ya cerita pengalaman dari seorang Citra Prima mengenai beberapa pengalamannya, persinggungannya, dan perbincangannya dengan 'mereka' makhluk tak kasat mata yang biasa kita sebut dengan 'hantu'.


Citra Prima yang merupakan pengarang buku ini bukanlah nama asing dalam dunia 'perhantu'an di Indonesia. Nama dan juga wajahnya sudah sering wara-wiri di televisi. Ia secara berkala muncul menjadi narasumber dalam acara mistis [Masih] Dunia Lain dan Mister Tukul Jalan-Jalan. Wajahnya yang cantik dan penampilannya yang nyentrik seperti menjadi 'pembeda' sekaligus juga daya tarik tersendiri bagi dirinya diantara narasumber-narasumber mistis yang kala Nyanyah Citra (panggilan akrab Citra Prima) pertama kali muncul masih didominasi oleh laki-laki.

Nyanyah Citra Prima (Sumber : Liputan6.com)

*by the way, aku kangen nonton MDL a.k.a [Masih] Dunia Lain. Akhir-akhir ini gak pernah nonton lagi karena udah keburu ngantuk duluan*

Well, balik ke buku 'Conversation with Ghost'.... 

Semua ini bermula saat aku mengalami NDE (Near Death Experience) di usia 9 dan 11 tahun. Sejak saat itu, banyak kejadian yang kualami pada masa anak-anak yang sulit dipercaya oleh banyak orang, terutama orang dewasa. Dulu, aku pernah disangka gila karena sering berbicara sendirian dan menangis tiba-tiba.

Jauh dari kehidupan orang normal, aku menemukan kebahagiaan baru saat bertemu 'mereka'. Mungkin kalian pernah mendengar samar-samar suara cekikikan orang tertawa, suara geraman orang marah, atau mungkin kalian juga pernah melihat bayangan yang berlari cepat lewat depan mata, dan juga melihat benda-benda bergerak dengan sendirinya. Atau jangan-jangan, kalian pernah tidak sengaja melihat penampakan 'mereka'?

Namun, apakah kalian yakin kalau semua peristiwa tersebut ulah 'mereka'? Ada baiknya kalian membaca ceritaku ini. Cerita di mana aku bertemu ragam jenis dari 'mereka' dan mumpi yang menjadi nyata, serta melakukan penjelajahan tanpa batas ke tempat-tempat baru yang sulit dijangkau.

Sekarang kalian hanya perlu duduk manis, buka lembar demi lembar buku ini. Maka akan aku ceritakan pengalamanku bertemu 'mereka' dan pesan yang ingin 'mereka' sampaikan kepada kalian.

Sttt... aku beritahu, ini bukan cerita fiksi!

Begitulah ringkasan yang tertulis di sampul belakang buku "Conversation With Ghost" dan seperti yang sudah disebutkan, buku ini memang berisi cerita pengalaman Citra Prima saat bertemu dengan 'mereka' yang lebih sering kita sebut dengan hantu.

Cover belakang 'CWG'

Terdiri dari total 12 bagian. 10 cerita pilihan tentang pengalaman Citra bertemu dan berinteraksi dengan makhluk astral, 1 bab tentang dialog langsung antara Citra dan makhluk astral, dan 1 bab terakhir tentang jurnal/catatan mengenai istilah-istilah dalam dunia astral yang selama ini dikumpulkan oleh Citra.

Nyi Rantam Sari, The Touch of Midas, Kebo Buntung, Kursi Goyang, Kuntilanak Overdosis, Gadis Kecil dan Kucingnya, Kerajaan Gaib, Yang Terlupa Yang Terjebak, dan Pocong di Makam Keramat adalah judul-judul cerita terpilih yang Citra masukkan dalam bukunya ini. Karena aku yakin sekali, kalau Citra harus menceritakan semua pengalamannya tebal buku yang dihasilkannya ini pasti bakalan bersaing dengan tebal ensiklopedia pengetahuan umum. Hahahaaa....

Membaca buku ini, benar-benar seperti diajak berjalan-jalan dan merasakan suasana yang sedang dialami Citra saat itu. Bagaimana dia bernarasi membuka cerita, menceritakan alur kejadian secara runut, menyisipkan dialog jika dia dan 'mereka' terlibat percakapan, hingga mengakhiri cerita yang pada akhirnya dapat membawa kita mengambil makna dari cerita yang disampaikan. Dan dari 9 cerita yang ada, cerita mengenai interaksi Citra dengan genderuwo di sebuah hotel yang dalam buku itu diberi judul The Touch of Midas adalah cerita yang paling mengesankan buatku. Kenapa? Baca sendiri aja. Gak mau spoiler. Ntar gak jadi penasaran lagi. :p

Selain cerita dengan judul The Touch of Midas bagian dari buku ini yang menarik perhatianku adalah bagian dialog langsung antara Citra dan makhluk astral. Bagian ini menarik perhatian selain karena isinya yang tak biasa yakni percakapan antara manusia dengan makhluk astral yang membahas mengenai dunia makhluk astral, tetapi juga karena layout dalam buku pada bagian ini dibedakan. Jika pada bagian-bagian lain layout buku berwarna putih dengan font hitam, maka pada bagian ini komposisi tersebut dibalik. Layout (warna kertas) hitam dengan font putih. Pengaturan ini serasa bertujuan untuk membawa kita merasakan apa yang dirasakan oleh Citra saat ngobrol dengan si makhluk astral yang tentunya dilakukan di malam hari yang gelap.


Awal bagian yang 'beda'

Secara keseluruhan, buku ini menarik untuk dibaca terutama buat yang punya rasa penasaran tinggi terhadap keberadaan makhluk astral. Cara penyampaian penulis yakni Citra Prima yang ngalir benar-benar bisa membuat kita ngerasain apa yang dia rasain saat itu, saat ia mengalami interaksi dengan si makhluk astral.

Gak hanya melulu cerita dengan tulisan, Citra juga menyisipkan foto/gambar yang berhasil dia dapat saat ia berinteraksi dengan si makhluk astral dalam ceritanya. Sayang, beberapa diantara foto tersebut tidak terlihat dengan jelas karena format dalam buku yang dicetak dengan warna hitam-putih sehingga foto yang disisipkan Citra juga harus berwarna hitam-putih sehingga pada beberapa foto seperti pada foto yang disisipkan pada cerita 'Gadis Kecil dan Kucingnya', 'Yang Terlupa Yang Terjebak, dan Pocong di Makam Keramat' hanya tampak hitam (setidaknya itu yang aku lihat), tidak bisa terlihat gambar apa yang ingin ditunjukkan oleh Citra. Mungkin lain kali, jika buku ini punya sekuel/kelanjutan bagian saat Citra menunjukkan foto itu bisa dibuat berwarna. Harga buku jelas akan jadi naik, tapi untuk para penggemar dan pecinta mistis dan mereka yang punya rasa penasaran tinggi mungkin tak akan jadi masalah.


Bagiku, ini cuma keliatan hitam-gelap. Kalau kamu?
*capture foto dari dalam buku CWG bagian cerita 'Pocong di Makam Keramat'

"Tak harus percaya dengan buku ini." 

Yap! Mungkin ada beberapa kalian yang mungkin membaca tulisan ini ada yang tidak percaya dengan keberadaan makhluk astral a.k.a hantu dan gak tertarik dengan buku 'Conversation with Ghost' ini. Tapi gak apa-apa, itu semua kembali ke diri kita masing-masing. Iya kan? Dan aku lebih memilih untuk percaya. Bukan percaya kepada hantunya, tapi percaya bahwa keberadaan mereka ada. Dan Allah sebagai Dzat yang Maha Agung memang menciptakan mereka untuk hidup berdampingan dengan kita meski kita dengan mereka berbeda dimensi alam.

Memiliki sahabat dan teman-teman yang juga diberikan kelebihan seperti Citra Prima bisa melihat, merasakan dan berinteraksi dengan mereka para makhluk astral, cerita dari kedua orang tua tentang pengalaman Mas (kakak) kandung yang sewaktu kecil pernah diikuti oleh tuyul semakin membuatku percaya pada keberadaan mereka. Selain itu semua, aku memang memiliki rasa penasaran yang tinggi pada keberadaan para makhluk astral sehingga jika ada orang lain yang bercerita tentang pengalamannya berinteraksi dengan makhlus astral aku akan sangat tertarik dan berminat untuk mendengarkannya.

Tapi, meskipun aku punya rasa penasaran yang tinggi aku gak pernah memiliki niat sekalipun untuk bisa berinteraksi dengan 'mereka', jangankan berinteraksi untuk melihat saja aku gak mau karena pada dasarnya aku ini penakut. Heheheeeeee..... penakut yang punya penasaran tinggi.

Punya rasa penasaran yang tinggi juga kayak aku?
Bisa loh buku ini dijadikan bahan bacaan... :) 

Selamat membaca!



PS : buat yang pengen beli dan baca buku ini, menurut info buku ini baru akan ada di toko-toko buku di awal November.
Aku bisa dapat dan baca buku ini, karena aku ikut PO (Pre-Order) yang dibuka oleh Citra Prima pada 3-8 Oktober lalu. Pre-order ini berhadiah TTD asli Citra Prima selaku penulis dan juga kartu astrologi sesuai dengan zodiak si pemesan buku. Sayang, aku gak kebagian bonus kartu astrologinya :'(

25 komentar:

  1. Salah satu wishlist aku nih. Semoga bisa cepat beli. Oiya, reviewmu bagus. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut info awal November udah ada di toko-toko buku Mas. Jadi sudah bisa mulai diburu tuh bukunya... :)

      Btw, terima kasih untuk apresiasinya.. :)

      Hapus
  2. Mantap bingits nih bukunya. Buruan pesen mumpung PO dibuka lagi. Xixi. :D *malah promosi*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, open PO lagi niihh...
      Buat yang mau beli bisa tuuhh ikutan... :D

      Hapus
  3. Nggg... aku agak parno-an kalo bahas masalah yang nganu-nganu..
    tapi jadi penasaran gara-gara reviewnya.
    nanti coba main ke gramedia deh, siapatau khilaf terus kebeli *eh

    salam kenal ya :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahahaaa.... sebenernya aku juga parno-an sama yang nganu-nganu itu. Tapi meskipun parnoan tapi aku penasaran jugaaa.... trus aku harus gimana???? :v
      semoga khilaf kalau main ke Gramed dan ketemu buku inii.... hahaha...

      yups! salam kenal juga... :)

      Hapus
  4. Tapi ngeri juga ya kalo baca bukunya malem2....
    sendirian....
    terus entar jadi parno, orang yg di dalem tv bisa gerak...
    gue awalnya kurang ngeh, tapi setelah liat kata "mister tukul jalan-jalan" gue baru ngeh...
    gue sering sih ngeliat, tentunya nggak sendirian...
    *sstttt gue penakut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget! Aku aja bacanya siang-siang....
      gak berani baca malam apalagi sendirian....

      laaahhh.... orang yang di dalem TV mah emang bisa gerak bukannya ya? apalagi TV-nya dinyalain.. :p

      Hapus
  5. Aku baru tau kalo namanya Citra Prima

    Kayaknya menarik ya, kadang pingin ngerasain bisa ketemu mreka tapi dipikir lagi gak mau mungkin keburu pingsan duluan kali deh.

    Jadi penasaran juga, kira-kira wawacara dengan hantu pakai bahasa apa ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laaaahhhh kok baru tau?? :o

      Kayaknya sih emang menarik. Kadang kepengen juga bisa ketemu. Tapi lebih milih enggak aja deh... daripada gak siap mental...
      Cukup denger cerita dari temen aja. Kebetulan punya temen deket yang bisa liat gituan. Kalau dia lagi mood, dia suka cerita-cerita...

      Eummm.... pake bahasa apa yaaa...?? Bahasa kalbu kali... :p

      Hapus
  6. Jadi, NDE (Near Death Experience) itu artinya bisa ngeliat makhluk astral gitu ya apa bisa juga berbincang sama makhluk halus. Jadi inget drama korea master sun tapi dia bisa ngeliat hantu pas setelah kecelakaan...

    Reviewnya bagus, gue jadi pengen beli. Soalnya gue lumayan suka juga sama genrenya... dan bikin penasaran juga, apa ini langsung dialamin sama penulisnya ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau secara umum, NDE itu biasa disebut mati suri. Dalam kasusnya Citra Prima ini, setelah dia ngalamin 2x mati suri itu dia jadi bisa ngeliat dan interaksi sama makhluk halus. Penyebab mati surinya yang pertama karena sakit, yang kedua keseret ombak di Parangtritis sempet hilang 11 menit tapi akhirnya balik lagi.

      Penasaran yak? Beli ajaaa....
      Aku pun beli awalnya juga gara-gara penasaran.. :D

      Hapus
    2. Aaaakkkkk.... ini kisah nyataa? ini asli?

      Hapus
  7. Ini reviewnya kok bikin tertarik pengen beli banget ya. Sebenernya sih aku agak anti sama buku berbau hantu. Yah, karena aku sendiri penakut. Tapi nggak tau kenapa reviewnya bikin penasaran pengen baca ceritanya.

    Nanti aku juga bahas deh kalau udah beli bukunya. Semoga kebeli :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihiiii..... pada penasaran pengen beli. Beli ajaaa....
      Meskipun isinya tentang pengalaman2 ketemu hantu, tapi ceritanya gak terlalu nyeremin kok. Gak dibikin buat nakut-nakutin orang. Justru bisa bikin orang tau gimana sebenernya makhluk halus itu klo mau berinteraksi sama manusia.

      Spoiler dikit: makhluk halus/astral itu bingung sama yang namanya 'galau' loh... :v

      Hapus
  8. Lumayan nih buku, lebih keren lagi kalo dapet giveaway (baca: gratisan). Hehe~

    Salam kenal,
    Rahul Syarif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaaa.. pecinta gratisan niihh... :v

      Boleh tuh idenya....
      Ntar deh dipikirin dulu gimana konsepnya sama ngecek tabungan dulu. Maklum udah bukan mahasiswa lagi, tapi belum jadi pekerja.

      Salam kenal jugaa... :)

      Hapus
  9. Wah citra prima bikin buku ya. Semoga dunia astral di Indonesia jadi lebih cerdas. Hantu-hantu di Indonesia wajib beli buku itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa....
      Hahahaaa.... semogaaa.... biar hantunya gak aneh2 macem kakek cangkul, nenek gayung, suster keramas... :p

      Lah, yang beli yaa manusianya lah. Kok hantunya... kalo hantunya yang beli, petugas toko bukunya pada kabur ntar... :v

      Hapus
    2. Mungkin ntar ada pocong naik haji.

      dijualnya di gramedia astral. Biarkan hantu-hantu itu tahu fakta tentang diri mereka lewat buku itu

      Hapus
  10. baca ini malem malem kok jadi serem ya. padahal ngulas soal buku

    citra yang sering muncul itu ya, kayaknya makin banyak artis yang nerbitin buku ya

    BalasHapus
  11. Untungnya gue BW siang-siang. Hahahaha bukan karena penakut. Cuman suka Parno aja. "Sama aja Pangeran...."

    Wah... Ini semacam trur story yg dialami mbk Citra itu, ya. Keknya sih, dari sudut pandang gue, ceritanya keren dan menunjukkan ke kita bahwa masih banyak orang yg sanggup dan menghargai keberadaan mereka. Suer deh, pasti keren bukunya. Semoga ada duit buat beli. Hehehe

    BalasHapus
  12. kalau saya pribadi yang mereka memang ada tapi untuk menampakkan kaya gitu itu yaa mungkin halusinasi ..tiap orang bedabeda pendapat kan .. tapi kalau saya baca ini saya juga akan membaca seperti biasa .. percaya dengan apa yang penulis sampaikan :)

    BalasHapus
  13. kayaknya seru bukunya gue salah satu penggemar buku dengan genre horror, criminal, maupun gore rasanya ngeri-ngeri gimana gitu saat membacanya.
    masukin whishlist aah..

    BalasHapus
  14. citra prima mah.. udah banyak makan asam garam di dunia perhantuan. dulu gue nonton dia di mr tukul, kayaknya udah pro banget dia ya tentang hantu-hantuan. dan gue baru tau kalai dia nulis buku juga...

    BalasHapus