Kamis, 09 Februari 2012

# Berita # inspirasional

Hari Pers Nasional 2012

"...dan saya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional. Mudah-mudahan anda bukan sebagian dari insan pers yang lebay.. Salam Persma!" -Faiz Nashrillah, (kebetulan) Pemimpin Umum UAPKM-UB.
Yaap..
Hari ini, 9 Februari 2012 seperti yang banyak diberitain kalo hari ini itu diperingati sebagai hari Pers Nasional. Aku yang sekarang menggeluti dunia pers dan bercita-cita kerja di dunia pers juga merasa sedikit bangga bahwa pers pun punya hari jadi.

Tapi bener gak sih kalo 9 Februari itu bener-bener diperingati sebagai hari Pers Nasional?
Yuuk ditelisik sejarahnya.. :) (aku ambil dari tweetnya account @uapkm_ub)

Dasar penetapan tanggal 9 Februari sebagai HPN adalah pembentukan organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Penetapan PWI tanggal 9 Februari 1946 tersebut diadakan di Sasana Suka, Solo. Sasana Suka adalah gedung yang dibuat KGPAA Mangkunegoro VII, tempat lahir Solosche Radio Vereeniging (SRV) stasiun radio pribumi pertama. SRV adalah stasiun radio yang melakukan perlawanan budaya terhadap pemerintahan kolonial, cikal bakal Radio Republik Indonesia (RRI). Pada tanggal 9 Februari 1978, Presiden kedua RI, Suharto, meresmikan Sasana Suka menjadi Monumen Pers Nasional. Sebelum pembentukan PWI sebenarnya telah muncul organisasi wartawan pada masa kolonial, contohnya Inlandsche Journalisten Bond (IJB). IJB ini merupakan organisasi wartawan pelopor radikal yang juga didirikan di Solo pada tahun 1914. Sumanang adalah nama ketua pertama Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI. Pada Desember 1978, PWI menyelenggarakan Kongres Ke-16 PWI di Padang. Salah satu keputusan penting Kongres PWI itu yakni pengusulan pada pemerintah agar menetapkan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Namun, tujuh tahun kemudian, usulan itu baru disetujui oleh pemerintah. Melalui Surat Keputusan Presiden No. 5/1985, lahir Hari Pers Nasional, sebagaimana kita peringati hari ini.

Sebenarnya banyak tanggapan bahwa Hari Pers Nasional ini bukan hari lahir pers, tapi hari berdiri PWI. Diantaranya Jafar G Bua, reporter Trans TV menegaskan, HPN bukanlah hari kelahiran pers di Indonesia, tapi hari kelahiran Persatuan Wartawan Indonesia. Sebab jauh sebelum PWI lahir, media massa seperti Medan Prijaji pada 1 Januari 1907 sudah lahir lebih dulu di Bandung.

Naahh jadi gimana doong..??
Kalo menurutku sih yaa...
Terlepas apakah tanggal 9 Februari ini murni sebagai Hari Pers Nasioanal ataukah hanya sebagai peringatan hari berdirinya Persatuan Wartawan Indonesia, kita sebagai insan pers harus bekerja dengan positif. Tetap bekerja pada koridor hukum yang benar dan menaati kode etik jurnalistik. Meskipun dalam kenyataan di lapangan bekerja sesuai kode etik jurnalistik amat sangat jarang dan sulit dilakukan karena berbagai tekanan dari berbagai pihak, tapi hendaknya kita tetap berusaha bekerja dengan baik dan bersih.

Mari kita ciptakan citra yang baik untuk Pers yang lebih baik kedepannya..

Selamat Hari Pers Nasional.. :)


NB: Terima kasih untuk admin @uapkm_ub yaitu jeng @herdapr yang sudah membagi ilmunya tentang sejarah Hari Pers Nasional.. :)

4 komentar:

  1. Aku juga ikut deh mengucapkan hari pers nasional. Semoga makin baik ke depan :))

    BalasHapus
  2. Selamat hari pers nasional 2012, semoga makin maju pers kita. "Tetap bekerja pada koridor hukum yang benar dan menaati kode etik jurnalistik" dan mungkin sebagai tambahan bt para penulis beritanya jangan mencari kesalahan orang lain misal mengutak atik kehidupan keluarga seseorang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiinn...
      Yaa setuju mas..
      Like this..!!
      Hehee...

      Hapus