Jumat, 03 Agustus 2018

[DAY3] Ini Hewan Peliharaanku, Mana Hewan Peliharaanmu? #30DaysWritingChallenge

DAY 3 : What are your top three pet peeves?


To be honest, aku gak ngerti nih apa arti dari 'pet peeves' yang jadi keyword tantangan hari ketiga.

Kalau diartiin secara terpisah, pet itu artinya hewan peliharaan.
Sementara peeves artinya menyebalkan.
Jadi apakah artinya hewan peliharaan yang menyebalkan?
Hmmm....
Kok rasanya aneh yaaaaa....????
Masa ada hewan peliharaan yang menyebalkan? Hewan peliharaan mah hewan yang disukai dan disayang.... meskipun ya ada beberapa orang yang melihara hewan yang aneh-aneh macem ular, buaya, burung hantu, atau yang lain-lain yang gak biasa dipelihara orang.

Daripada bingung..... aku bahasin tiga hewan peliharaan yang aku punya di rumah aja kali yaaaa.... :)


Pertama,
Kucing.

Yasshh... di rumah aku pelihara kucing. Kalau ada teman-teman pembaca disini yang follow aku di Instagram, pasti tau kalau di rumah aku punya kucing dan beberapa kali rumahnya disinggahi kucing-kucing pendatang. Heheheeee....

Sampai hari ini, sampai tulisan ini dibikin di rumah aku punya dua kucing.

Kucing pertama adalah kucing hasil keturunan persilangan (?) kucing anggora dan kucing Jawa.
Si kucing kita kasih nama Budhel (pake e pepet, bukan taling. yang orang Jawa pasti paham, yang bukan harap sabar :p). Kenapa namanya Budhel? Karena ekornya si kucing ini ngeruwel, gak lurus layaknya kucing-kucing yang lain... wkwkkk.

A post shared by Fitrotul Aini (@fytry_) on


Si Budhel ini sebenernya dulu punya saudara. Tiga biji ekor bahkan, yaitu Puthi, Enthung, dan Kunthing. jadi mereka empat bersaudara plus si Budhel ini. Tapi karena seleksi alam, si Budhel tinggal sendiri.

Seleksi alamnya sodara-sodaranya si Budhel ini adalah si Enthung dikasihkan ke orang. Trus si Kunthing mati yang entah  karena keplindes motor atau gimana aku gak paham banget, yang jelas aku nangis ngejer pas tau dia mati. Dan endingnya si Puthi yang mendadak ilang..... :(

Si Budhel sekarang umurnya udah hampir 5 tahun kalau enggak salah.
Untuk sejenis kucing dia udah termasuk dalam kategori kucing renta. Udah tua diaa...
Mungkin di sekitaran setahun atau dua tahun lagi harus siap-siap ikhlas kalau tiba-tiba dapat kabar si Budhel mati. Karena yaa emang udah waktunyaa..... *siap2 tissue*


Kucingku yang kedua adalah si Mpus. Dia pendatang baru yang baru aja kuadopsi sekitar 2 bulan yang lalu.

Si Mpus ini jenisnya (katanya) flat nose. Tapi setelah diperhatiin, idungnya gak pesek-pesek amat. Jadi yowes sak kareplah dia ini sebenernya jenisnya apa.

Beda sama Budhel, si Mpus ini jenis kelaminnya betina. Entah apa yang akan terjadi sekitar 6-7 bulan ke depan. Apakah kira-kira si tua Budhel akan mengawini si Mpus yang unyu-unyu ini? Entahlah....

Kalau si Budhel bulunya ada corak coklat-item gitu, si Mpus ini item bles. Jadi kesannya dia mirip-mirip kek tikus gitu. Bhahahahaa..... Bahkan si Ibu suka becanda kalau si Mpus lagi demen lari-lariaan ke dapur, tikus yang di dapur gak ada yang takut sama Mpus karena penampakan mereka yang sama aja.... :p


Selama dipelihara si Mpus ini sangat ajaib! Selain makanan kucing yang jadi makanan wajibnya dia juga doyan beragam jenis makanan. Yang paling kampret adalah dia doyan pisang, pepaya dan wortel.

Kamu ini kucing macam apaa Mpuss...????


Kedua,
Burung

Hampir sama dengan kucing... di rumah aku juga punya dua jenis burung peliharaan.
Ada burung puter warna coklat sama burung tekukur.
Kedua burung ini gak punya nama kayak dua hewan berkaki empat yang udah aku ceritain lebih dulu. Mereka biasa dipanggil 'kugeruk' sama 'derkukuuu' sesuai sama (interpretasi) bunyi kicauan mereka.

Secara teknis, dua burung ini yang ngurusin tuh si Mas. Aku jarang dan hampir gak pernah ikut ngurusin. Heheheee...

Hmm.... si Puter ini adalah hewan pertama di rumah. Jauh lebih duluan dibanding kedua mpus-mpus berkaki empat. Lebih dulu juga dibanding Tekukur. Tekukur aja baru ada sekitar satu atau dua tahunan belakangan. Kalau si Puter udah ada lebih dari 10 tahunan kayanya...?? Lupa deh.... intinya  dia tuh udah lama banget jadi peliharaan. Dan sepanjang dia hidup dia selalu dibiarkan sendirian. Gak dikasih pasangan. Kesian... :(

Haiii kugeruk......

Si Tekukur pun dibiarkan sendirian karena dia emang awal dipelihara pun karena ditemuin sendirian. Ditemuin sama tetangga yang abis nembak gitu deh kalau enggak salah. Jadi daripada ditelantarin akhirnya dipelihara lah sama si Ibuk.

*PS: maafin gak sempat foto si Tekukur*

Ketiga,
Ikan.

Si ikan ini bukan ikan hias yang dipelihara di akuarium atau sejenisnya.

Si ikan ini dipelihara di bak kamar mandi. IYA BAK KAMAR MANDI kalian gak salah baca kok.

Jadi si ikan ini dipelihara dan dimasukin bak kamar mandi itu tujuannya emang buat makanin calon-calon a.k.a jentik-jentik nyamuk. Yaaa kalian pasti tau lah kalau salah satu tempat berkembang biaknya nyamuk itu di air bersih yang menggenang. Dan salah satu yang paling berpotensi besar adalah bak kamar mandi. Yhaaa daripada dikasih abate yang berbau kimiawi mending dikasih ikan ae.

Tapi tenang gais.... si ikan selain disuruh makanin jentik juga kadang-kadang suka dikasih makan makanan ikan kok. Kita gak sejahat itu.... :p

Mojok aja lu, ikan...... jadi gak keliatan kan?


Jadi yaaa itulah tiga hewan peliharaan yang ada di rumahku.

Kalau di rumahmu, ada binatang peliharaan apa gaiss....???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar